Ketukan Ketiga

sumber

“Nu, banguuun atuh” 

“Nu bangun lah”

“Nu… bangun!” Entah beberapa kali dia mencoba membangunkanku, namun yang terakhir dia menggoyang-goyangkan tubuhku cukup keras sampai aku terbangun.

Apa an sih!” Dengan penuh kesadaran aku meninggikan nada bicaraku, aku kelewat sebal dibangunkan olehnya.

Tadi ada suara berisik banget nuu, kayak ada orang lewat”

“Yaudah cuekin aja, lagian udah jam 2 bukannya tidur malah yutuban, besok di ajak jalan ngeluh ngantuk”

“Maaf nu”

Hening sesaat, lalu tiba-tiba…

Tok!” Suara ketukan pintu!

Nuuu!!!” Ketakutan riri semakin menjadi-jadi..

Dibukain ri?” Tanyaku..

Tapi aku gk berani” 

Tok!” Suara ketukan kedua..

Siapa tau staff hotel ri, ntar klo ketukan ketiga kita buka aja ya pintunya”

“Ya kali nu, jam segini, emang mereka mau ngapain?”

Tok!” Ketukan ketiga.

Yaudah ayo lihat ri, kita bagi tugas ya, aku yg buka pintu kamu yang lihat” beranjak dari tempat tidur, untuk mengecek ada siapa di luar.

Jangan di dorong ya nu” 

Dibuka… riri mengecek keadaan di luar…

Ada siapa ri?”

“Aku ngelihat sekelebetan gitu nu, mungkin salah kamar”

Kemudian kita menuju kasur, mencoba tidur kembali, dan teryata kita tetap terjaga sampai jam 6 pagi.

Iklan

91 thoughts on “Ketukan Ketiga

  1. sinyonyanyablak berkata:

    Yaaah ternyata bukan hantu, udah sempet deg2an bacanya, coba klo menyerupain suatu sosok ya, klo sekelebat bisa jadi orang iseng. Soalnya aku dlu suka iseng ngetok/ mencetin bell rumah org trus kabur hihihi..

    Disukai oleh 1 orang

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s